Maka Tuhanmu ialah Tuhan yang Maha Esa, karena itu berserah dirilah kamu kepadaNya.
Dan sampaikanlah (Muhammad) kabar gembira kepada orang-orang yang tunduk patuh kepada Allah."
(QS. Al-Hajj: 34)
π·π·
Hal pertama yang harus disyukuri oleh kita adalah
Hadirnya rasa ingin menunaikan ibadah Qurban.
Rasa itu MAHAL ya, Moeslimah..
Tidak semua orang bisa Allah hadirkan rasa ingin berqurban. ππ
Kenapa?
Karena banyak orang yang punya uang dan berbagai macam harta tapi tak tergerak untuk berqurban.
Padahal semua hal yang ada dikita itu hanya titipan.
Ala kulli hal, semua punya Allah.
Semua akan kembali pada Allah.
Tapi tak semua orang berpikir itu.
Tak semua orang sadar akan hal itu.
Termasuk kita misalnya.
Coba masuk ke dalam diri kita.
Selami diri kita.
Seberapa banyak nikmat Allah yang dihadirkannya pada kita?
Apa saja nikmat dari Allah yang kita rasakan atau yang dititipkanNya pada kita?
Punya Rumah? π‘
Punya Kendaraan?
Punya handphone atau gadget? π±π»π
Punya emas atau tabungan dalam bentuk apapun? π³π΅
Berapa pemasukan dan pengeluaran bulanan? π°
Lalu mari kita bandingkan dengan berapa harga qurban kambing/domba atau sapi?
π·π·
Berawal dari rasa malu yang Allah hadirkan saat hadirnya Idul Adha beberapa tahun silam.
Saat itu saya merasakan banyak sekali nikmat yang sebenarnya Allah hadirkan untuk saya.
Nikmat bisa kuliah, dapat beasiswa, bisa berbagi ilmu (read: mengajar), bisa punya teman-teman sholihah.
Alhamdulillah Bapak Ibu masih ada. Lengkap.
Alhamdulillah bisa punya motor sendiri (read: nyicil), laptop juga alhamdulillah punya. Bisa beli sendiri (read: nyicil)
Hp juga alhamdulillah punya.
Dengan perjuangan sendiri.✊
Finally, saya berpikir nikmat sebanyak itu, masa iya ga bisa berjuang buat qurban?
Hp, laptop, dan motor bisa saya beli sendiri. Tapi masa iya buat Allah saya ga bisa berjuang?
Sedangkan yang mengizinkan saya bisa punya itu semua ya Allah.
Allah yang bantu semuanya.
Without Allah, iam nothing.
Apalah saya tanpa Allah ya kan... π
Luar biasa, saat rasa itu hadir..
Saya langsung berpikir apa yang bisa saya perbuat untuk bisa qurban. π€
Semakin mendekati Idul Adha, semakin baper. π
(bawa perasaan: galau)
Permasalahannya:
Uangnya belum terkumpul. π°π
Seperti biasa, saat kepepet ide suka muncul ya..
Akhirnya, saya berpikir:
Apa yang saya punya untuk bisa jadi jaminan saya bisa berqurban tahun ini juga? π€
Saat itu H-2 pekan Idul Adha.
Ahha,,π
Muncul ide:
Gadai atau jual laptop dan handphone yang saya punya untuk bisa qurban. πππ
Itu ide terdesak yang mau tidak mau suka tidak suka saya harus lakukan.
Agar saya bisa qurban.
Ingat kata Allah,
Kalau kita memberikan apapun yang terbaik yang kita punya, Allah akan ganti dengan yang lebih baik. ππ
Artinya: dituntut sedekah terbaik untuk Allah. π
Dan momentum qurban adalah momentum terbaik untuk kita harus mempersembahkan yang terbaik untuk Allah.π·π
Qurban adalah bentuk penyerahan total diri kita sepenuhnya pada Allah.
Qurban adalah tanda ketaatan hamba kepada Allah.
Seperti dicontohkan dalam kisah nabi Ibrahim, bapaknya para nabi, ketika mendapatkan perintah dari Allah untuk menyembelih Ismail.
Beliau taat..
Melaksanakan perintah Allah.
Nabi Ibrahim menyembelih anaknya, Ismail.
Sebagai bukti kecintaannya pada Allah adalah yang utama.
Padahal Ismail adalah putera yang beliau nantikan sosoknya setelah lama menantikan kehadiran buah hati.
Kebayang kah oleh kita, misalnya menantikan buah hati. Lama tak kunjung hadir. Eh ketika hadir, disuruh sembelih anak itu?π
Terbayangkah oleh kita, jika perintah itu masih ada.
Maka setiap bapak akan menyembelih anaknya.
Dan kita tak akan ada di dunia ini. Karena bapak kita mendapatkan perintah dari Allah untuk menyembelih kita?
Allahu Rabbana... :"
Maha Baiknya Allah, Ismail berubah menjadi seekor domba. π
Jadilah, seluruh umat islam diperintahkan untuk berqurban sebagai wujud ketaatan pada Allah. ✨
Lalu, apakah saya jadi menggadaikan/menjual laptop dan handphone saya untuk berqurban tahun itu?
Laptop itu saya pakai kurang lebih 4-5tahun selama kuliah.
Dengan segala data penting dan kenangan terbaik tersimpan didalamnya.
Handphone itu satu-satunya milik saya yang dibeli dengan segenap perjuangan untuk bisa menunaikan tugas kuliah yang bejibun. Dan memperlancar komunikasi kegiatan kebaikan selama kuliah.
Bismillah.
Dengan tekad membara, tentunya sebagai anak (yang berusaha jadi anak sholihah), saya harus izin dengan kedua orang tua saya dalam mengambil tindakan apapun. Terlebih untuk bisa berqurban saat itu.
Untuk bisa izin ke Bapak, terlebih dahulu saya diskusi dengan ibu. π
Ternyata,
Ibu saya tak menyetujuinya.
Kata beliau,
"Qurban itu untuk yang mampu. Kalau tidak mampu ya berarti tidak wajib. Dan saat ini kamu belum mampu. Berarti belum bisa qurban."
Mendengar perkataan itu hati saya remuk redam. π
Berarti saya harus berjuang untuk mampu berqurban.
*Begitu tekad saya dalam hati. π
Dan kala itu, saya menjalani Idul Adha dengan sepenuh doa agar Allah mampukan bisa berqurban. π✊
Tepat satu bulan setelah Idul Adha itu berlalu, sahabat saya menawarkan Tabungan Qurban. ππ°π
Luar biasanya cara Allah,
Saya pun langsung menyetujui tawarannya.π
Finally saya berjuang untuk bisa berqurban ditahun depannya.
Alhamdulillah ala kulli hal.
Saya bisa menunaikan ibadah qurban seekor domba ditahun berikutnya. ππ
Barokallah..π»π«
Terharu sekali saat melihat hadirnya domba pertama di depan Rumah. Lalu di giring ke Masjid. ππ‘
Sembari melantunkan shalawat yang bergema dihatiπ
Suasana Idul Adha saat itu menjadi syahdu nan romantis.. :"
MasyaAllah Tabarokallah... πΉ
Begitulah pengalaman perdana saya dalam berjuang untuk bisa menunaikan ibadah berqurban.
Mudah-mudahan para pembaca kisah ini dapat mengambil ibroh dari pengalaman saya.
Dan semoga termotivasi untuk bisa berqurban terbaik tahun ini dan tahun-tahun berikutnya.
Aamiin allahumma aamiin.. π·π
πΎπΎπΎπΎπΎπΎπΎπΎπΎπΎπΎπΎπΎπΎπΎ
Lalu,
Apa saja ajaibnya berqurban yang akan kita dapatkan?
Alhamdulillah hati lebih ikhlas dan berpasrah pada Allah. π
Siap menerima segala ketentuan TERBAIK dari Allah*π«
Dan insyaAllah berbagai rezeki terbaik pun Allah hadirkan. π
π»π»
Perlu kita ingat selalu, bahwa sedekah itu bikin nagih.
Dan segala amal kebaikan yang Allah terima, insyaAllah akan menghadirkan kebaikan-kebaikan berikutnya dalam hidup kita.
#amazingsedekah.
Maka, perlunya kita seriuskan untuk momentun berqurban ini.
Karena memang momentum berqurban inilah yang merupakan sedekah yang tidak mudah. Dirasa jauh lebih sulit dan penuh pengorbanan dari sedekah apapun. π
Terlebih kalau uangnga gak ada ya.. π
Harus berjuang banget banget.✊✊
Jangankan yang uangnya gak ada, yang ada uang saja, kalau tak dipanggil Allah untuk melaksanakan qurban, ya tak melaksanakannya. π
Mari berjuang bersama:
Berdoanya dikuatkan, ibadahnya dikencengin, sedekahnya digas, ikhtiar-ikhtiar terbaiknya di maksimalkan. π«
π»π»
Saya pun insyaAllah tetap berjuang terus untuk bisa istiqomah menunaikan ibadah berqurban.ππ
Semoga Allah mudahkan segala jalan rezeki terbaik untuk kita semua bisa berqurban tahun ini dan tahun-tahun berikutnya, jika masih ada usia di dunia.
Aamiin aamiin allahumma aamiin... πΈ
π·π·
Bogor, Moeslimah Diskusi.
Kamis, 25 Juni 2020
@Whatsapp Grup
Pukul 13.00
Acara ini dipersembahkan oleh:
π‘ RSQ Asy-Syahidah dan Pondok Sedekah Indonesi.
Untuk memenuhi kebutuhan Qurban, bisa menghubungi kami di nomor hp 085717760043


Tidak ada komentar:
Posting Komentar