Terimakasih yah...
Perjalanan aku hari ini ditemani
kamu. Bahkan udah lebih dari seminggu ini kamu menemani aku. Walau terkadang
kamu pasti aku cuekin. Tapi kamu selalu sabar atas segala tingkahku. Yang terkadang
aku pun bingung dengan diriku. Maaf yah...
Oia aku tahu sesungguhnya kamu
tak hanya menemaniku beberapa hari ini. Melainkan sudah dari dulu yang entah
sejak kapan kamu setia membersamaiku. Sungguh aku tak sadarkan diri akan
keberadaanmu disampingku. Tapi tenanglah, aku tak mungkin melupakanmu. Aku ada bersama dengan
teman-teman yang ternyata mencintaimu, membersamaimu disetiap waktu, dan membuat
karya terbaik tentangmu minimal satu bulan sekali.
Taukah kamu, seiring berjalannya
waktu aku semakin sadar akan keberadaan dirimu. Yang ternyata kamulah yang
paling setia dan sabar. Saat aku bosan, kamu hadir. Saat aku pusing, kamu
hadir. Saat aku jatuh cinta, kamu datang. Saat aku merasa rindu, kamu pun
menggenapi segala rinduku. Bahkan saat aku melakukan banyak kegiatan dimana pun
aku berada kau membersamaiku. Kau mampu mengisi setiap waktu kosongku. Dan tak
jarang pula kamu menemaniku kala ku tertidur.
Terimakasih ya atas segala
kesetiaanmu, kesabaranmu, dan keistiqomahanmu dalam membimbingku. Aku masih
sangat butuh kamu. Sungguh kamu sangat mampu menjadi terbaikku. Jangan ragu
untuk terus menemaniku dan mengarahkan langkahku yah...
Taukah kamu, aku mencarimu dalam
kesunyian dan kesendirianku. Bahkan dalam dilemaku, kamulah yang aku cari. Bahkan
hingga ku telusuri langkahku menuju persembunyianmu.
Percayalah, aku ingin kamu terus
ada untuk aku dan masa depanku...
Maafkan aku atas khilafku...
Maafkan aku kalau selama ini aku
kurang serius sama kamu. Sedangkan kamu selalu serius denganku. Doakan aku agar
bisa membalas segala keseriusanmu padaku...
Aku harap kita bisa selalu
bersama dan aku bisa mempunyai masa depan bersamamu....
Menerbitkanmu dan membuat orang
lain mencintaimu adalah cita-citaku....
Wahai,
BUKU.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar