Dunia Anak dan Dunia Kita
Dunia anak-anak selalu indah untuk diceritakan
Bisa bermain secara total...
Lepas...
Bebas...
Seperti tak ada beban dalam pikirannya.
Ya, karena memang itu yang selalu jadi dunianya.
Dunia bermain.
Yes. Anak-anak hanya berpikir tentang bermain.
Tidak lebih dari itu.
Pagi, siang, malam, ya bermain.
Dan masalahnya pun, tentang, bermain.
Apa tuh?
Masalah dengan teman-teman bermainnya,
Masalah ingin beli mainan ini itu
Masalah tempat bermain,
Masalah uang jajan yang kurang untuk bisa main.
Yaa, semua masalahnya tentang main-main...
Seru?
Seru banget liatnya.
Bagi yang jalani?
Ya sama saja sebenarnya.
Ngambek-ngambek, nangis, berantem sama temennya, iri-iri sama temannya, ngadu-ngadu sana sini.
*Ini khas-nya anak-anak banget. wew...
Nah, bedanya dengan orang yang sudah dewasa,
Ia pasti sudah paham.
Ia pun akan lebih berpikir solutif.
Tidak hanya nangis ketika mendapatkan masalah.
Tidak hanya bicara saat banyak problematika yang hadir.
Gerak!
Anak-anak saja kalau dalam situasi tidak enak bagi dirinya,
Ia akan bergerak, mencari solusi bagi dirinya.
Walau memang, mengadu dan menangis adalah senjata utamanya.
Yuk, banyak gerak!
Belajar dari anak-anak.
Ia tidak pernah menyerah loh.
Dahsyat ya!
Dari bayi sampe bisa tengkurep, merangkak, duduk, berdiri, jalan, hingga lari.
Walau jatuh berkali-kali, tidak pernah menyerah.
Tidak pernah kan ya, ada bayi bergumam dalam hatinya,
"Duh, hidup gue melelahkan banget. Jangankan lari. Tengkurep aja susaah banget. Udah ah gue tidur terus aja. biar digendong terus sama si Ibu."
Nah, bayi aja terus berusaha.
Dan tidak pernah malu kalau jatuh.
Hellow,
kita apa kabar?
Yuk SEMANGAT!
Belajar dari dunia anak.
Kalau anak-anak punya dunia bermain, kita juga punya dong dunia bermain...
Hidup itu jangan serius-serius amat.
Yang penting diri kita bermanfaat.
Dan bisa dapat syafaat dihari kiamat.
Aamiin~
#SalamSemangat
#SalamIstiqomah
#30DWC13
#Muda10 #NN'16 #PKWJ
_Amrina Anggrarini, IM1_

Tidak ada komentar:
Posting Komentar