Minggu, 05 Februari 2017

ToBe Great Women (Kelas Bunga Matahari)



KHADIJAH BINTI KHUWAILID
((Wanita teragung sejagat raya))
Oleh: Amrina Anggrarini

Suka sekali dengan sosok bunda Khadijah. Walau masih jauh bahkan sangat jauh dari sosoknya, diri ini mencoba meniru pribadinya. Sedikit. Bahkan sangat sedikit. Yang semoga dari sedikit itu bisa menjadi bukit. Alias bisa semakin mirip dengan ibunda Khadijah ra. *Aamiin 
Bunda khadijah, Sang Ummul Mukminin. Beliau termasuk bagian dari sedikit sekali wanita yang sempurna. Sosoknya memiliki pikiran yang matang, terhormat, taat beragama, pandai menjaga kehormatan, dan dermawan. Serta salah seorang yang dijamin masuk syurga. (35 Sirah Sahabiyah, hal. 15)

Sempurna banget ya sosoknya. Pantas saja Allah sandingkan dengan Nabi Muhammad yang sempurna dan juga sudah dipastikan oleh Allah masuk ke dalam syurga-Nya. Walau likunya juga dahsyat. Masya Allah, bunda Khadijah teladan banget untuk ditiru oleh kaum wanita. Bahwasanya kita sebagai wanita juga harus memiliki pikiran yang matang, terhormat, taat beragama, pandai menjaga kehormatan, dan dermawan. Walau tidak ada jaminan kita adalah orang yang pasti masuk syurga. Namun setidaknya kita berusaha menjadi pribadi yang nantinya layak untuk Allah masukkan ke dalam surga. *Aamiin...
Disini ada poin kekinian (kontemporer), yaitu jadi wanita harus KUAT dan DAHSYAT. Tidak hanya sekedar unyu unyu. Tidak hanya sekedar menjadi pribadi yang tukang selfi. Ah, andai kita tahu tugas kita sebagai wanita sesungguhnya sangat banyak. Dan tanggung jawab kita dihadapanNya juga cukup berat. Maka dari itu, kekuatan IMAN-lah yang harus jadi modal utama kita. Salah satunya dengan meneladani sosok terbaik seperti bunda Khadijah.
Bahkan sosoknya pun memiliki hati yang bersih dan jiwa yang ridha. Walau beliau merupakan wanita yang sangat sukses dalam bidang perniagaan, hatinya sangat mendambakan bekal keimanan sebagai sumber kehidupan hati setiap insan. (35 Sirah Sahabiyah, hal. 16) *
Sesukses apapun kita di dunia, itu bukanlah orientasi kita. Hanya Allah yang menjadi orientasi utama dalam kehidupan ini. Pun ternyata ketika orientasi kita hanya Allah, maka akan tercipta hati yang bersih dan jiwa yang ridha.
Semoga diri kita bisa menjadi sosok yang memiliki keikhlasan hati dan ridha akan segala kehendakNya...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar