KHADIJAH BINTI KHUWAILID
((Wanita teragung
sejagat raya))
Oleh: Amrina
Anggrarini
Suka sekali dengan sosok bunda Khadijah. Walau masih jauh bahkan sangat
jauh dari sosoknya, diri ini mencoba meniru pribadinya. Sedikit. Bahkan sangat
sedikit. Yang semoga dari sedikit itu bisa menjadi bukit. Alias bisa semakin
mirip dengan ibunda Khadijah ra. *Aamiin
Bunda khadijah, Sang Ummul Mukminin. Beliau termasuk bagian dari sedikit
sekali wanita yang sempurna. Sosoknya memiliki pikiran yang matang, terhormat,
taat beragama, pandai menjaga kehormatan, dan dermawan. Serta salah seorang
yang dijamin masuk syurga. (35 Sirah Sahabiyah, hal. 15)
Sempurna banget ya sosoknya. Pantas saja Allah sandingkan dengan Nabi
Muhammad yang sempurna dan juga sudah dipastikan oleh Allah masuk ke dalam
syurga-Nya. Walau likunya juga dahsyat. Masya Allah, bunda Khadijah teladan banget
untuk ditiru oleh kaum wanita. Bahwasanya kita sebagai wanita juga harus
memiliki pikiran yang matang, terhormat, taat beragama, pandai menjaga
kehormatan, dan dermawan. Walau tidak ada jaminan kita adalah orang yang pasti
masuk syurga. Namun setidaknya kita berusaha menjadi pribadi yang nantinya
layak untuk Allah masukkan ke dalam surga. *Aamiin...
Disini ada poin kekinian (kontemporer), yaitu jadi wanita harus KUAT dan
DAHSYAT. Tidak hanya sekedar unyu unyu. Tidak hanya sekedar menjadi pribadi
yang tukang selfi. Ah, andai kita tahu tugas kita sebagai wanita sesungguhnya
sangat banyak. Dan tanggung jawab kita dihadapanNya juga cukup berat. Maka dari
itu, kekuatan IMAN-lah yang harus jadi modal utama kita. Salah satunya dengan
meneladani sosok terbaik seperti bunda Khadijah.
Bahkan sosoknya pun memiliki hati yang bersih dan jiwa yang ridha. Walau
beliau merupakan wanita yang sangat sukses dalam bidang perniagaan, hatinya
sangat mendambakan bekal keimanan sebagai sumber kehidupan hati setiap insan. (35
Sirah Sahabiyah, hal. 16) *
Sesukses apapun kita di dunia, itu bukanlah orientasi kita. Hanya Allah
yang menjadi orientasi utama dalam kehidupan ini. Pun ternyata ketika orientasi
kita hanya Allah, maka akan tercipta hati yang bersih dan jiwa yang ridha.
Semoga diri kita bisa menjadi sosok yang
memiliki keikhlasan hati dan ridha akan segala kehendakNya...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar