Jumat, 29 Juli 2016

Pertemuan Kaget, Semesta Mendukung.



Alhamdulillah hari ini dapat pengalaman sehari mendekam diruang istimewa bersama saudara yang satu ini.
Intinya si, kok ya seperti semua ditunjukkan sama Allah untuk fokus ‘kesana’. Bahkan pembicaraannya ya ‘kesana’ semua.
Ternyata doi semester lima dan seketika inget jaman2 perjuangan semester lima. Hihii...
*cie yang mulai mikir ke arah sana. Yaudah nikmatin sajalah ya ritmenya.
Semangat^^9

Dari pembicaraan sebegitu panjangnya otak aku sambil berpikir ke buku yang ada ditanganku, yang tiba-tiba disana banyak buku yang mendukungku juga. Ada aja literasi tambahan. Bagus-bagus pula. Pas banget deh.
Sambil ngobrol, selain mikirin isi buku yang aku pegang, buku dan pulpen juga ada di sebelahku. Aku bermesraan bersama kesemua benda itu. Wkwk.
Dan tiba-tiba ada perbincangan dengan saudaraku saat aku baca buku dan cerita-cerita (udah kek pembicara), ternyata dia melihat tulisanku. *tanpa aku sadari.
Aku: “Kamu tadi baca sinopsis tulisan aku ya?”
Dia: “Iya.”
Aku: “Hah? Serius?” *agak malu gitu tulisan sebegitu jujurnya dibaca.
Dia: “Iya baca.”
Aku: “Terus?”
Dia: “Terus gimana?”
Aku: “Iya terus gimana menurutmu, tulisanku itu?”
Dia: “Bagus.”
Aku: “Bohong.”
Dia: “Iya bener.”
Aku: “Terus apanya yang menurutmu bagus?”
Dia: “Ya bagus aja isinya. Gak nyangka pemikiranmu sebegitunya. Bagus pokoknya. Gak nyangka juga, dari tadi ngobrol cerita-cerita banyak, ternyata hasil tulisannya sebegini seriusnya.”
Aku: “Maksud loooo?”
Dia: “Iya bagus deh. Setidaknya pertemuan hari ini, pemikirannya begini. Walau haha...”
Aku: “Hmm.. kayanya gue tau, lo mau bilang, dari tadi padahal gue ngomong mulu (udah kek pembicara kagak diundang) tapi gak nyangka tulisannya seserius ini. Gitu ya?
Dia: Kurang lebih gituh. Haha *ketawa puas banget keknya.
.
Sekalian aja tanya, apakah perempuan berpikir sambil berbicara? Haha...

Lebih tepatnya, perempuan bisa berpikir dan mengerjakan banyak hal sambil berbicara banyak hal.
Dan kadang aku juga ndak paham, kenapa ekspresi yang tampak dari luar berbeda dengan ekspresi yang sebenarnya sedang aku alami dalam diriku.
Hebat banget ya. Jadi yang tau sebenarnya yang aku pikirkan ya Cuma aku. Dan yang bisa tebak apa yang aku pikirkan ya orang-orang yang tahu kepribadianku sekaligus orang terdekatku yang biasa sharing bareng akan banyak hal. ^^
Mungkin itu kelebihan perempuan daripada laki-laki yang sedikit berbicara dan lebih bisa berfokus pada satu hal saja.
Dan menurutku laki-laki juga hebat.
Aku suka dengan laki-laki yang sedikit berbicara dan banyak bekerja. Dan aku juga suka dengan diriku sendiri saat berbicara namun bisa bergerak tanpa hanya sekedar berbicara. Alias, intinya mah mau laki-laki atau perempuan, semuanya harus bisa cerdak bertindak nyata-lah ya... dan tindakan itu bermanfaat plus menghasilkan. ^^
Semangat^^
.
Lucunya sebelum keluar dari ruangan, dia bilang,
"Nanti kalau udah beneran terjadi, dua tahun lagi semoga tetep bisa sharing hal-hal begini lagi ya.. hehe..."
.
Masya Allah, udah mikirin dua tahun lagi.
Sip deh. InsyaAllah. Okeh.


Apartemen Istimewa
Depok, 29 Juli 2016

Tidak ada komentar:

Posting Komentar