Alhamdulillah hari
ini dapat pengalaman sehari mendekam diruang istimewa bersama saudara yang satu
ini.
Intinya si, kok ya
seperti semua ditunjukkan sama Allah untuk fokus ‘kesana’. Bahkan
pembicaraannya ya ‘kesana’ semua.
Ternyata doi
semester lima dan seketika inget jaman2 perjuangan semester lima. Hihii...
*cie yang mulai
mikir ke arah sana. Yaudah nikmatin sajalah ya ritmenya.
Semangat^^9
Dari pembicaraan
sebegitu panjangnya otak aku sambil berpikir ke buku yang ada ditanganku, yang tiba-tiba
disana banyak buku yang mendukungku juga. Ada aja literasi tambahan. Bagus-bagus
pula. Pas banget deh.
Sambil ngobrol, selain
mikirin isi buku yang aku pegang, buku dan pulpen juga ada di sebelahku. Aku
bermesraan bersama kesemua benda itu. Wkwk.
Dan tiba-tiba ada
perbincangan dengan saudaraku saat aku baca buku dan cerita-cerita (udah kek
pembicara), ternyata dia melihat tulisanku. *tanpa aku sadari.
Aku: “Kamu tadi baca
sinopsis tulisan aku ya?”
Dia: “Iya.”
Aku: “Hah? Serius?”
*agak malu gitu tulisan sebegitu jujurnya dibaca.
Dia: “Iya baca.”
Aku: “Terus?”
Dia: “Terus
gimana?”
Aku: “Iya terus gimana
menurutmu, tulisanku itu?”
Dia: “Bagus.”
Aku: “Bohong.”
Dia: “Iya bener.”
Aku: “Terus apanya
yang menurutmu bagus?”
Dia: “Ya bagus aja
isinya. Gak nyangka pemikiranmu sebegitunya. Bagus pokoknya. Gak nyangka juga,
dari tadi ngobrol cerita-cerita banyak, ternyata hasil tulisannya sebegini
seriusnya.”
Aku: “Maksud
loooo?”
Dia: “Iya bagus
deh. Setidaknya pertemuan hari ini, pemikirannya begini. Walau haha...”
Aku: “Hmm..
kayanya gue tau, lo mau bilang, dari tadi padahal gue ngomong mulu (udah kek pembicara
kagak diundang) tapi gak nyangka tulisannya seserius ini. Gitu ya?
Dia: Kurang lebih
gituh. Haha *ketawa puas banget keknya.
.
Sekalian aja
tanya, apakah perempuan berpikir sambil berbicara? Haha...
Lebih tepatnya,
perempuan bisa berpikir dan mengerjakan banyak hal sambil berbicara banyak hal.
Dan kadang aku
juga ndak paham, kenapa ekspresi yang tampak dari luar berbeda dengan ekspresi
yang sebenarnya sedang aku alami dalam diriku.
Hebat banget ya. Jadi
yang tau sebenarnya yang aku pikirkan ya Cuma aku. Dan yang bisa tebak apa yang
aku pikirkan ya orang-orang yang tahu kepribadianku sekaligus orang terdekatku
yang biasa sharing bareng akan banyak hal. ^^
Mungkin itu
kelebihan perempuan daripada laki-laki yang sedikit berbicara dan lebih bisa
berfokus pada satu hal saja.
Dan menurutku
laki-laki juga hebat.
Aku suka dengan
laki-laki yang sedikit berbicara dan banyak bekerja. Dan aku juga suka dengan
diriku sendiri saat berbicara namun bisa bergerak tanpa hanya sekedar
berbicara. Alias, intinya mah mau laki-laki atau perempuan, semuanya harus bisa
cerdak bertindak nyata-lah ya... dan tindakan itu bermanfaat plus menghasilkan.
^^
Semangat^^
.
Lucunya sebelum keluar dari ruangan, dia bilang,
"Nanti kalau udah beneran terjadi, dua tahun lagi semoga tetep bisa sharing hal-hal begini lagi ya.. hehe..."
.
Masya Allah, udah mikirin dua tahun lagi.
Sip deh. InsyaAllah. Okeh.
Apartemen Istimewa
Depok, 29 Juli 2016
Tidak ada komentar:
Posting Komentar