Jumat, 28 Oktober 2016

Jalan Hidup Kita, Maunya Allah~

Kita tidak akan pernah tau jalan hidup seperti apa yang Allah takdirkan untuk kita dimasa depan kita nantinya. Dan yang harus kita yakini adalah Allah pasti berikan yang terbaik, Allah tidak pernah mendzolimi hambanya, dan tidak ada yang mustahil bagi Allah.
Jadi yang harus kita lakukan terus menerus adalah bersabar, bersyukur, dan harus selalu berikhtiar dengan sebaik-baiknya.
Dekati Dia sedekat-dekatnya. Maka petunjukNya akan selalu hadir untuk kita.
Aamiin...


***
Minggu-minggu ini, tepatnya di bulan Oktober 2016, aku lagi dihadapkan oleh situasi yang penuh dengan banyak pelajaran hidup.
Seperti tiba-tiba Allah takdirkan aku jalan-jalan berkeliling Bandung bersama keluarga dan sepupu. Yang tadinya mau semester lalu, saat aku sedang skripsian, eh jadinya bada aku wisuda. Dan dalam edisi 'spesial' banget si hati. hehe...
Entah apa maksud Allah. Terlebih jadwalnya padat pula. Keliling Bandung. Alhamdulillah...
*Banyak banget pelajaran perjalanan dari semua kisahnya...

Ada edisi kangen perjuangan kampus dalam kepanitiaan IJT (Islamic Journalistic Training), yang dalam satu waktu tabrakan dengan tiga agenda kegiatan yang harus dilaksanakan bersamaan. Innalillahi....
Indahnya disibukkan dalam kebaikan. Indahnya bersabar dalam perjuangan. Indahnya berukhuwah dengan saudara seiman yang semuanya mencintai Allah.
Hingga aku pun menemukan satu kisah perjuangan saudariku yang totalitas dijalan dakwah. Ini subhanallah banget. terngiang selalu kisahnya. Tetap semangat ya ukhti yang semangat banget di dakwahbilqurannya...
*semangatin aku juga selalu ya... :)

Pun tiba-tiba ada kejadian yang paling diharapkan dan dinanti, tapi tidak jadi terlaksana. Entah bagaimana pula, Allah arahkan aku diundang temenku ke agenda perjalanan Bekasi-Bogor dengan sejuta kisah dan kenangannya. Banyak materi, kisah, dan peristiwa-peristiwa takkan terlupa. Terlebih bersama temen yang Allah pertemukan pada edisi-edisi dilema perjuangan. Perjuangan 2011, perjuangan kuliah dari awal hingga akhir, bahkan usai wisuda (2016) Allah pertemukan kita kembali dengan kisah perjuangan 'lanjutan'.. MasyaAllah...^^

Ada pula kejadian perpisahan dengan teman seperjuangan kuliah, hingga dua bulan kerja bareng di tempat yang sama. Disaat bersamaan itu ayahanda temen kecil meninggal dunia. Saat aku kesana, banyak banget rasa yang membuatku banyak berpikir tentang makna hidup sesungguhnya. Dan tidak lama keesokan harinya, aku melihat ketidakberdayaan ayahandaku tercinta yang sakit disepertiga malam. Innalillahi...
Sesungguhnya kita semua milik Allah dan akan kembali padaNya. Maka teruslah berupaya dalam kebaikan. Teruslah menebar kebermanfaatan. Teruslah berupaya menjadi pribadi yang semakin baik. Untuk Allah dan karena Allah....

Semoga Allah jaga kita semua selalu ya... Aamiin.

Oia ada edisi ke RSUD juga. MasyaAllah... semoga tetap Allah lindungi, Allah sehatkan, Allah percantik lahir batin kita. Aamiin
Fokus aja untuk Allah. Semoga selalu dihidupkan dalam naungan cinta kepadaNya. Aamiin

Ada juga hadiah-hadiah yang tak diduga.
Pesanan dari bisnis (konsinyasi) yang sedang usaha digarap lumayan banyak.  Terus ada juga hadiah-hadiah lain dari Allah yang tak disangka-sangka. MasyaAllah.. Semoga berkah. Semoga bisa membahagiakan kedua orang tua selalu dan selalu.

Hingga dihadapkan pula dengan kejadian-kejadian luar biasa, undangan-undangan menikah temen-temen, kisah hidup orang terdekat yang sudah berumah tangga, curhatan proses walimah, dan semua perjalanan-perjalanan hidup yang penuh makna dan ibroh yang ajaib. masyaAllah..

Pun kejadian perjalanan Bekasi-Sawangan (Depok, kota kenangan skripsi) bersama akhwat sholihah yang manjanya lebih keterlaluan dari akuh. wkwk..
Aku kira saat ini aku adalah orang yang manja banget. ternyata ada yang lebih manja lagi. ada yang lebih kekanak-kanakan lagi. dan disini, kesabaranku pun diuji pake banget. Dan ternyata, sabar itu indah. Sabar itu melembutkan hati dan mempercantik akhlak. Semoga aku bisa jadi pribadi yang lebih dewasa dan memiliki hati yang cantik. Selalu bersabar dan penuh syukur. Aamiin...

Semuanya kisah yang aku alami satu bulan menjelang bulan paling spesial di 2016 (tiap tahun selalu dinanti, hehe) ini membuatku berpikir:
"Jalani hidup dengan banyak berdoa, jangan sok yakin dengan langkah dan skenario yang mungkin telah kita rancang. Karena apapun kepastian hidup kita, MUTLAK Allah yang atur. Serahkan diri kita sepenuhnya ke Allah. Jalani setiap waktu kita sesuai dengan yang Allah MAU. Maka niatkan SEMUAnya untuk Allah."



Salam cinta dari aku,
Semoga Allah takdirkan kita untuk semua yang baik dan hanya yang baik.
Aamiin...



Kamar Istimewa,
Menuju penghujung Oktober 2016
Bekasi.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar