Ikhlas..
ya ikhlas adalah satu satunya kunci aku untuk berjalan dijalan ini.
berat.. melelahkan.. dan yang pasti penuh dengan tantangan.
"capek itu pasti, mengeluh itu pilihan"
so mau milih yang mana?
toh mengeluh pun tidak akan menyelesaikan masalah yang ada. melainkan akan memperumit masalah yang ada.
kebanyakan aktifitas itu lebih baik dibandingkan harus santai santai tidak bermakna.
yang penting kita selalu mengusahakan untuk melakukan aktifitas aktifitas kebaikan.
waktu cuy, waktu..
waktu itu berharga loh..
"Demi masa, sesungguhnya manusia itu RUGI melainkan orang orang yang beriman dan beramal sholeh"
QS. Al-Ashr
kalau kita tidak menyibukkan diri dengan kebaikan maka yang ada waktu kita akan habis untuk hal yang tidak berguna. so.. tunggu apalagi.. jika ada hal baik yang bisa dilakukan, jangan tunda.. ;)
Next, balik lagi ke tema ..
Ikhlas..
aiihhh... berat banget sih kalo harus membicarakan hal yang satu itu..
*masya Allah..
entahlah.. sampai saat ini kemana pun aku pergi, dimana pun aku berada,, dan kepada siapa pun aku share,, pasti intinya adalah "ikhlas"..
aku harus belajar ikhlas..
ikhlas.. ikhlas.. ikhlas...
ikhlas dengan semua yang terjadi..
flashback ke tiga tahun yang lalu..
aku sakit, berawal dari sakit gejala tipes,, lalu batuk batuk..
gejala tipes itu penyakit terparahku selama aku hidup hingga saat ini. biasanya penyakitku ringan ringan saja. seperti pegel pegel, sakit kepala, pusing, batuk, pilek, badan panas. yah.. kurang lebih seperti itu penyakit yang aku alami sebelumnya.
aneh lagi batuk.. batuknya bukan batuk biasa.
batuk disertai panas dingin tiba tiba, namun tidak sembuh sembuh. lucu banget kan?
di periksa ke dokter baik baik saja.
tes darah, tes dahak, hingga tes radiologi paru paru tiga kali,, anehnya semua dokter yang aku datangi tidak ada yang menjelaskan bahwa aku terkena penyakit apapun. hanya kecapean biasa, jangan terlalu banyak minum es, dan harus jaga pola makan
subhanallahnya semua penyakit itu sembuh ketika aku meng"ikhlas"kan banyak hal yang mengganjal dihati aku.
wahhhaaaaa..... masya Allah...
Quantum ikhlas dan pembelajaran pasrah itu berpengaruh banget loh di kehidupan..
dan kali ini, sepertinya terjadi lagi di awal bulan September 2013.
tepat di hari ahad 1 september 2013, ba'da subuh kepala ku mendadak sakit sekali.
usai melaksanakan solat subuh, tubuhku berbaring kembali diatas kasur kamarku.
Allah... hatiku menangis.
agenda yang kususun rapih dari semalam berantakan semua dihari itu.
hingga akhirnya, benar benar tidak ada kegiatan yang bisa aku hadiri.
so, quality time in my house..
ibuku tersenyum aku dirumah dan bangtu bantu sedikit pekerjaan rumah.
sedikitpun tidak aku tampakkan kesakitanku hari itu.
Allah maha besar, setelah semua pekerjaan rumah selesai ku kerjakan..
teman dekat ku, yang bisa dibilang dy seniorku yang banyak sekali pengalaman dibidang yang sedang aku selami saat ini, dy sms dan Allah mempertemukan kami di sore harinya.
"Pempek Gaby @Harapan Indah" menjadi saksi atas segala hal di pertemuan kami.
subhanallah banget, sepertinya semesta mendukung pertemuan kami hari itu, dari lokasinya.. makanannya.. nuansanya..
wahhh.. masyaAllah deh pokoknya.
yang intinya, kita harus selalu "ikhlas" dengan apa yang Allah berikan kepada kita.
kita harus pasrah kepada takdir Allah..
pasrah itu tidak diam..
melainkan tetap memberikan segala usaha terbaik yang bisa kita lakukan..
dimana pun kita berada, berikan kontribusi terbaik kita.
fokus..
fokuskan niat kita hanya untuk sang pemilik diri kita...
Tetap semangat dan jaga niat kebaikan kita.. ^___^
Tidak ada komentar:
Posting Komentar