Rembulan saja selalu
tertawa
Dan bintang-bintang
pun senantiasa bertepuk tangan ceria,
Lantas, atas dasar
apa kita harus mati terbunuh
Dan mudah tercekik
hanya karena kegelisahan semata? ...
Janganlah engkau
terjebak dalam perdebatan tentang persoalan-persoalan yang tidak bermanfaat dan
tidak engkau ketahui ujung pangkalnya. Sebab, hal itu akan membuat dadamu
terasa sempit dan akalmu menjadi keruh.
Janganlah engkau
berupaya memaksakan satu pendapat kepada orang lain dalam masalah-masalah yang
bisa dilihat dari berbagai segi.
Lontarkanlah ide dan
pandanganmu itu dengan sopan, santun, tenang, dan tidak terlalu menggebu-gebu.
Hindarilah sikap
banyak membantah dan mengkritik.
Pasalnya, kedua hal
itu akan membuat ketenangan hatimu hilang dan membuat citramu tidak baik.
Ucapkanlah
kalimat-kalimatmu dengan sopan dan penuh cinta jika kamu ingin menarik hati dan
jiwa orang lain.
Ada beberapa hal
yang acap kali menimbulkan kesedihan dan kegundahan jiwa. Kebiasaan memandang
rendah, menekan, mencela, dan meremehkan orang lain adalah termasuk
diantaranya.
Sikap-sikap itu juga
dapat menghilangkan pahala, menambah dosa, dan menimbulkan perasaan tidak
tenang dalam hati dan jiwamu.
Karenanya,
sibukkanlah dirimu dengan membenahi berbagai kekurangan dan kesalahanmu, bukan
dengan mengurusi aib dan kesalahan orang lain.
Sesungguhnya Allah
tidak menciptakan kita sempurna dalam segala-galanya dan selalu terjaga dari
dosa. Setiap kita pasti menanggung dosa dan memiliki kekurangan.
Maka, berbahagialah
mereka yang sibuk memperbaiki diri dan tidak suka mempergunjingkan aib atau
kesalahan orang lain...
*Salam semangat
mengkualitasi diri menjadi pribadi lebih baik... ^___^
Ref: "Menjadi
Wanita Paling Bahagia" ~ DR. Aidh al-Qarni.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar