Sabtu, 13 Agustus 2016

Bahagia Yuk!



“Jalan kebahagiaan selalu ada didepan kita. Sederhanakan pikiran, lindungi hati, dan teruslah berupaya melakukan yang terbaik...”
(Amrina Anggrarini)



Bahagia itu sederhana. Bahagia itu tidak rumit. Dan bahagia itu ada didalam diri kita. Jadi, salah besar kalau kita mencari kebahagiaan dari luar diri kita. Karena bahagia bisa kita rasa dari dalam lubuh hati dan hanya kita yang bisa menikmati. Pun ada baiknya saat bahagia, kita harus berbagi. Agar setiap orang mampu menikmati kebahagiaan yang sejati. Tentunya, kebahagiaan dari dalam diri.

Bahagia tidak bergantung pada orang lain. Karena bahagia kita yang cipta. Pernah melihat atau merasakan ada dengan banyak orang lain, tapi hati kita tidak merasakan bahagia? Nah, itu salah satu bukti, bahagia kita yang cipta. Kita yang harus mengkondisikan hati kita. Agar bisa merasakan bahagia. 

Pun dengan harta. Tidak ada yang bisa memastikan, banyak harta maupun banyak uang bisa membahagiakan kita.
Karena sejatinya bahagia kita yang rasa dan kita yang cipta. Pun sekarang banyak sekali senyum yang hanya berpura-pura bahagia. Sedang hatinya begitu amat tersiksa. Naudzubillah... 

Kebahagiaan bukan untuk dicari dimana-mana. Melainkan kita yang harus menciptkannya. Kita yang harus mendesainnya. maka dari itu, berhentilah mencari kebahagiaan dari luar diri. Berhentilah iri hati melihat orang lain yang seolah hidupnya lebih bahagia, berhentilah membandingkan diri kita dengan orang lain.

Jelas berbeda kebahagiaan kita dengan kebahagiaan orang lain. Jelas berbeda jika kebahagiaan orang lain kita tempatkan dikehidupan kita. Jelas berbeda jika kebahagiaan disama-samakan. Karena hidup kita dan orang lain pun berbeda. Kebutuhan kita dengan orang lain pun berbeda. Dan pastinya, jalan hidup kita dengan orang lain juga berbeda.

Allah Maha Tau kebutuhan kita, Allah tau apa yang sesungguhnya baik untuk kita, dan Allah pun punya skenario terindah untuk membahagiakan kita. Maka bersabar dan bersyukurlah kita...

Silahkan mengafirmasi positif tentang kebahagiaan,
“Saya memutuskan untuk berbahagia saat ini, tanpa menghiraukan cuaca, orang lain, dunia, atau apapun yang terjadi pada saya. Saya yakin bahwa Allah telah memberikan hak kepada saya untuk berbahagia. Karenanya saya mengklaim bahwa kebahagiaan adalah milik saya dan saya adalah milik kebahagiaan.”

Ingat,
Jangan menunggu bahagia baru tersenyum, tapi tersenyumlah terlebih dahulu maka kita akan berbahagia...

Salam Senyum dariku,

^___^
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar