“Jalan
kebahagiaan selalu ada didepan kita. Sederhanakan pikiran, lindungi hati, dan
teruslah berupaya melakukan yang terbaik...”
(Amrina Anggrarini)
(Amrina Anggrarini)
Bahagia itu sederhana. Bahagia itu tidak rumit. Dan
bahagia itu ada didalam diri kita. Jadi, salah besar kalau kita mencari
kebahagiaan dari luar diri kita. Karena bahagia bisa kita rasa dari dalam lubuh
hati dan hanya kita yang bisa menikmati. Pun ada baiknya saat bahagia, kita
harus berbagi. Agar setiap orang mampu menikmati kebahagiaan yang sejati. Tentunya,
kebahagiaan dari dalam diri.
Bahagia tidak bergantung pada orang lain. Karena
bahagia kita yang cipta. Pernah melihat atau merasakan ada dengan banyak orang
lain, tapi hati kita tidak merasakan bahagia? Nah, itu salah satu bukti,
bahagia kita yang cipta. Kita yang harus mengkondisikan hati kita. Agar bisa
merasakan bahagia.
Pun dengan harta. Tidak ada yang bisa memastikan, banyak
harta maupun banyak uang bisa membahagiakan kita.
Karena sejatinya bahagia kita yang rasa dan kita
yang cipta. Pun sekarang banyak sekali senyum yang hanya berpura-pura bahagia.
Sedang hatinya begitu amat tersiksa. Naudzubillah...
Kebahagiaan bukan untuk dicari dimana-mana.
Melainkan kita yang harus menciptkannya. Kita yang harus mendesainnya. maka
dari itu, berhentilah mencari kebahagiaan dari luar diri. Berhentilah iri hati
melihat orang lain yang seolah hidupnya lebih bahagia, berhentilah
membandingkan diri kita dengan orang lain.
Jelas berbeda kebahagiaan kita dengan kebahagiaan
orang lain. Jelas berbeda jika kebahagiaan orang lain kita tempatkan
dikehidupan kita. Jelas berbeda jika kebahagiaan disama-samakan. Karena hidup
kita dan orang lain pun berbeda. Kebutuhan kita dengan orang lain pun berbeda.
Dan pastinya, jalan hidup kita dengan orang lain juga berbeda.
Allah Maha Tau kebutuhan kita, Allah tau apa yang
sesungguhnya baik untuk kita, dan Allah pun punya skenario terindah untuk
membahagiakan kita. Maka bersabar dan bersyukurlah kita...
Silahkan mengafirmasi positif tentang kebahagiaan,
“Saya memutuskan untuk berbahagia
saat ini, tanpa menghiraukan cuaca, orang lain, dunia, atau apapun yang terjadi
pada saya. Saya yakin bahwa Allah telah memberikan hak kepada saya untuk
berbahagia. Karenanya saya mengklaim bahwa kebahagiaan adalah milik saya dan
saya adalah milik kebahagiaan.”
Ingat,
Jangan menunggu bahagia baru tersenyum, tapi
tersenyumlah terlebih dahulu maka kita akan berbahagia...
Salam Senyum dariku,
^___^

Tidak ada komentar:
Posting Komentar