Penjarakan nafsumu!
Lawan dia!
Jangan biarkan dia memenangkan hal terburuk dalam dirimu!
"Sekali nafsu itu kau manjakan, maka nafsu itu akan semakin kurang ajar dan tidak tahu diri! Jangan pernah berdamai dengan nafsu! Sekali kau berdamai, maka nafsu itu akan menginjak harga dirimu dan menjajahmu! Jangan beri kehormatan sedikit pun pada nafsumu. Perlakukan dia sebagai makhluk hina, pengkhianat yang tidak boleh diberi ampun!"
-Syaikh Utsman, guru talaqqi tokoh Fahri di Mesir dalam buku Ayat-Ayat Cinta 2-
***
Nafsu itu ibarat bumerang yang hadir mengguncang kehidupan kita.
Sejatinya hidup kita dipenuhi oleh nafsu-nafsu yang hadir. Namun bagaimana kita bisa mengendalikan segalanya agar tetap terkondisikan dengan baik. Menang melawan nafsu buruk dan mampu mengubah nafsu-nafsu itu ke arah yang baik. Ke arah yang bermanfaat. Ke arah terwujudnya kehidupan yang penuh berkah.
Sejatinya segala nafsu-nafsu buruk dan bersifat berlebihan datangnya dari setan.
Seperti halnya, nafsu makan, itu baik. Namun nafsu makan yang berlebihan dan menghamburkan uang dalam membeli makanan, itu nafsu buruk. Setan telah berperan memenangkan pertandingannya dengan diri kita jika memang itu terjadi. Naudzubillah...
Tidur itu baik. Namun, tidur berlebihan hingga melalaikan waktu solat, itu nafsu buruk. Jangan sampai kita terlena hingga dilalaikan oleh setan. Naudzubillah...
Belajar itu baik. Namun, jika belajar tanpa mengingat waktu dan tanpa memperdulikan hal lain yang harus di kerjakan, itu pun menjadi nafsu yang buruk.
Ah, rasanya setan terlalu mudah menggoda setiap aktifitas kita dalam kebaikan. Karena setan selalu menggoda kita dalam setiap langkah dan dalam segala situasi. Juga dalam berbagai sisi. Hingga pada akhirnya, siapapun orangnya, jika tidak kuat iman dan tidak pandai mengatur dirinya, maka akan terkena jeratnya. naudzubillah...
Maka arahkanlah nafsu kita untuk terus diupayakan sesuai dan pas dengan porsinya. Pun, jika pikiran sedang dalam situasi yang negatif, maka ubahlah haluannya menjadi berpikir positif. Arahkan pula diri kita untuk senantiasa berada dalam atmosfer yang positif. Baik mengerjakan kegiatan yang positif, bersama orang-orang yang berpikir positif, atau senantiasa melakukan kebiasaan yang bermanfaat. Selain itu, upayakan tidak lepas dari edisi berdzikir, atau mengingatNya. Karena hanya dengan mengingatNya, hati kita menjadi tenang. Dan saat hati tenang, pikiran pun akan dengan sendirinya mengalirkan segala ide yang positif. Ide yang bermakna. Ide yang mencemerlangkan kehidupan. Ide yang menghadirkan cahaya-cahaya kehidupan yang harmoni dan Allah berkahi.
Semoga Allah selalu jaga kita dalam setiap hembusan nafas kehidupan ini...
Karena kalau bukan Allah, siapa lagi yang bisa menjaga kita?
Maka, mendekatlah selalu padaNya...
Memohon segala ampunanNya.
Memohon segala pertolonganNya.
Hingga hidayah dan petunjukNya senantiasa hadir dan mewarnai setiap langkah kita...
Aamiin...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar