Berbagai pandangan dihadirkan, berbagai pemikiran dicurahkan, berbagai rasa pun mewarnai. Hingga tak terelakkan, semangat itu muncul dari dalam diri. Ah, rasanya diskusi itu terlalu indah untuk tidak diabadikan. Diskusi yang mengubah jalan hidup, berpikir visi terbaik, juga misi-misi yang paling tepat untuk menggapainya.
Tidak mudah memang, menghadirkan kesempatan dari hati ke hati bersama bapak, pun pemikiran yang berusaha diselaraskan. Semua butuh waktu. Semua butuh proses. Yup. Semua proses kebersamaan kami menjadi indah saat benar-benar bersinergi.
Hingga akhirnya, bapak bisa memahamiku, memahami pikiranku, memahami hatiku, memahami langkahku, memahami cita-cita dan harapanku, juga memahami setiap rancangan masa depanku.
Tepatnya di 2010 lalu, semua peristiwa permulaan itu terjadi. Semua insiden-insiden kecil yang terjadi dan mendewasakan pikiranku. Menjadikan aku yang baru. Aku yang semakin berpikir akan langkah-langkah terbaikku untuk memberikan persembahan terbaik pula bagi kedua orang tuaku.
Kalau ingat 2010, semuanya sesuatu banget. Pertama kali mengenal cinta, pertama mengenal dunia kerja, pertama pula mengenal makna semua peristiwa dalam dunia nyata. Ada pertemuan, ada perpisahan, ada kehilangan, ada sakit, ada senang, ada sedih, dan ada pula cita-cita yang berusaha diwujudkan melalui berbagai keterbatasan. Hingga akhirnya, sukses melalui liku dunia kerja dan menjadi mahasiswa di Perguruan Tinggi Negeri. Dan saat ini, aku berhasil menyelesaikan satu cita-cita terbesar dalam hidupku. Untuk ku persembahkan kepada Allah dan kedua orangtuaku, serta semua orang yang aku sayang. ^^
Terimakasih Allah....~
***
Luar biasa dahsyat ujian yang datang ketika kita meraih setiap pencapaian. Karena memang Allah menguji setiap hamba sesuai dengan kesanggupan hambanya. Pun level ujiannya sudah pasti berbeda versi. Setiap menyelesaikan tingkat-tingkat ujian, versi lain ujian pun mengikuti. Sesuai levelnya.
Ah, rasanya ini adalah hal yang memang harus dihadapi oleh semua manusia. Semua harus dihadapi dan dinikmati dengan kesabaran dan penuh rasa syukur. Karena sejatinya, semua skenario Dia yang hadir dalam hidup kita sudah pasti yang terbaik untuk kita. Maka sudah seharusnya kita menerima serta berpikir positif terhadap semua yang sudah Dia takdirkan untuk kita.
Ujian terbesar bagiku adalah saat kedua orang tuaku tidak merestui langkahku. Itu neraka banget bagiku. Naudzubillah...
Karena bagiku, syurgaku ada dikaki ibuku, dan semua kemudahan akan setiap pencapaianku bisa dengan mudah aku raih atas ridho dari ibuku juga doa serta berbagai dukungan terbaiknya pula dari bapakku. Oleh karena itu, aku harus bisa membuat semuanya menjadi harmoni dan selaras. Hingga doa-doa pun melangit dan langsung Allah ijabah. Aamiin...
Alhamdulillah hingga saat ini, aku berupaya menyelaraskan semua cita-citaku dengan kedua orang tuaku. Dan selalu melangkah atas izin resmi dari keduanya. *Barakallah...~
***
Seketika badai menerpa lembut kala itu. Bisikan ghaib entah dari arah mana yang mampu merubah haluan dari pemikiran ibu, godaan itu dengan lembut menyapa dan sedikit menggoyahkan sinergi antara cita-citaku dan harapan ibu. MasyaAllah...
Kejadian ini pun pernah terjadi pada enam tahun lalu. Yup, 2010 itu. --"
Semuanya pelajaran yang mendewasakan. Dan semoga setiap kejadian yang menggoyahkan pun tetap Allah jaga hingga berhasil teguh kembali.
Sungguh setiap masalah itu ada celahnya. Ada solusinya. Ada penyelesaian terbaiknya. Maka, tenanglah. Pikirkan ide terbaik untuk memperbaiki segalanya.
Alhamdulillah sedikit demi sedikit semua terselesaikan. Dengan strategi-strategi yang terus diupayakan.
Terimakasih sahabat-sahabatku yang selalu ada dan menguatkan, serta memberikan solusi-solusi terbaik yang mengarahkan.
Terimakasih pula untuk bapakku tercinta yang senantiasa ada, memahami, juga mendukungku.Walau terkesan cuek, diammu tetap memikirkan dan mengusahakan yang terbaik untukku.
Terimakasih spesial untuk ibuku, yang selalu membuatku berpikir agar bisa bertindak lebih dewasa.
Sungguh aku menyayangimu...
Izinkan aku berusaha membahagiakanmu dengan caraku..
Aku akan berjuang...
Aku yakin, Allah ada. Allah melihat segalanya. Dan Allah tidak tidur.
Dia pasti akan memberikan yang terbaik untuk setiap usaha yang dikerahkan dalam setiap perjuangan hambanya.
***
Teringat jelas pesan bapak sebelum menutup diskusiku dengannya malam tadi,
"Kamu harus sabar menghadapi berbagai macam kriteria manusia dalam hidup ini.
Dan kamu juga harus sabar memahami setiap kejadian yang hadir dalam setiap episode kehidupan yang kamu jalani. Bapak yakin kamu bisa menjadi yang terbaik atas pilihanmu. Dan tentunya dengan mengikuti setiap petunjukNya. Maka teruslah pula mendekat kepadaNya. Karena hanya Dia yang mampu memberikan arahan terbaik atas setiap jalan yang harus kamu tempuh..."
Lalu aku pun tersenyum dan mengiyakannya sepenuh hati.
Terimakasih bapak :)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar