Sabtu, 20 Agustus 2016

Persahabatan dan Penerimaan



Sungguh tak pernah berpikir sedikit pun ini terjadi. Kala aku mendengar kata sahabat sulit aku menerimanya. Yang intinya hati belum pernah bisa menerima keberadaan sahabat karib seperti sosok almarhumah Ervina yang benar-benar belum bisa aku lupakan. Karena sampai detik ini memang belum ada sosok yang bisa menggantikannya dihatiku. Keakraban yang terjalin antara aku dengannya yang menjadi pembeda dengan yang lainnya. 

Namun, sering berjalannya waktu aku menyadari bahwa sejatinya hidup ini adalah pembelajaran yang tiada henti. Hingga akhirnya hati pun mengikhlaskan dan menerima dengan lapang sosok-sosok sahabat yang Allah hadirkan untukku. Yang pastinya hanya bisa dihitung pakai jari. Alias tidak banyak.Tapi PAS. ^___^

Alhamdulillah, aku menemukan sahabat-sahabat istimewa yang selalu dihati. Selalu berupaya mensupport dan memberikan yang terbaik. Saling membantu, menguatkan, dan mendoakan tiada henti walau dalam diam.
Terimakasih Allah....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar