Sungguh tak pernah berpikir sedikit pun ini terjadi. Kala aku
mendengar kata sahabat sulit aku menerimanya. Yang intinya hati belum pernah
bisa menerima keberadaan sahabat karib seperti sosok almarhumah Ervina yang
benar-benar belum bisa aku lupakan. Karena sampai detik ini memang belum ada
sosok yang bisa menggantikannya dihatiku. Keakraban yang terjalin antara aku
dengannya yang menjadi pembeda dengan yang lainnya.
Namun, sering berjalannya waktu aku menyadari bahwa
sejatinya hidup ini adalah pembelajaran yang tiada henti. Hingga akhirnya hati
pun mengikhlaskan dan menerima dengan lapang sosok-sosok sahabat yang Allah
hadirkan untukku. Yang pastinya hanya bisa dihitung pakai jari. Alias tidak
banyak.Tapi PAS. ^___^
Alhamdulillah, aku menemukan sahabat-sahabat istimewa yang
selalu dihati. Selalu berupaya mensupport dan memberikan yang terbaik. Saling membantu,
menguatkan, dan mendoakan tiada henti walau dalam diam.
Terimakasih Allah....
Tidak ada komentar:
Posting Komentar