Rabu, 31 Agustus 2016

Tips Menanti Sang Pujaan Hati



Menanti memang hal yang tidak mudah dilakukan. Apalagi menanti sang pujaan hati.
Aduhai... Sehari terasa seminggu, seminggu terasa sebulan, sebulan terasa setahun. Lebay...
Nah, agar proses menunggumu bermanfaat, tidak sia-sia, dan semakin produktif, silahkan lakukan tips berikut ini.


Tips istiqomah menanti sang pujaan hati menjemput dengan cara yang diridhoi Allah:

1.      Sabar
Kedatangan sang pujaan hati harus disikapi dengan banyak sabar. Sabar membuat hati dapat terkondisikan dengan baik. Sehingga pikiran pun akan bersih, matang, tenang, dan bijak dalam mengambil setiap keputusan.
2.      Ikhlas dan tawakal
Siapapun diri kita dan bagaimanapun masa lalunya, ikhlaskan. Relakan semua hal yang telah terjadi dan bersiaplah menyongsong masa depan yang lebih baik. sehingga hati lebih siap menerima apapun keputusan terbaiknya. Berserah total padaNya.
3.      Jujur pada diri sendiri
Belajar mengenal diri, belajar memahami apa maunya hati, hingga pada akhirnya menemukan yang tepat dengan pribadi. Sejatinya kita bisa mengenal dan memahami orang lain kalau kita telah kenal dengan diri kita sendiri. Termasuk dengan pasangan nantinya.
4.      Jalani kehidupan dengan penuh rasa syukur
Tanpa syukur hidup bisa hancur. Maka bersyukurlah setiap saat. Allah telah menjanjikan banyak nikmat kepada orang-orang yang senantiasa bersyukur. Walau pujaan hati belum menghampiri, masih banyak hal yang harus disyukuri.
5.      Perbaiki hubungan dengan orang tua, saudara, dan kerabat
Pertemuan dengan sang pujaan hati adalah hal yang dinanti, namun jangan lupakan yang senantiasa istiqomah selalu menyertai, seperti orang tua, saudara-saudara, dan para kerabat. Jalin hubungan baik dengan mereka. Mohon bantuan dan juga doa dari mereka.
6.      Jaga hati, jaga sikap, dan jangan baper (bawa perasaan)
Ujian dalam menemukan pujaan hati tidak sedikit, maka teruslah menjaga hati, menjadi pribadi yang syar’i dalam bersikap, dan jangan sensitif atau baper (bawa perasaan).
7.      Kendalikan diri, banyak bertaubat dan mengingat Allah
Walau masih sendiri, jangan susah di atur. Jangan bertingkah semaunya. Tetaplah kendalikan diri, perhatikan setiap rambu-rambu dan pedoman pasti (Alqur’an), serta senantiasa mengingat Allah dalam setiap kondisi.
8.      Pantaskan diri dan maksimalkan ikhtiar
Sejatinya setiap doa hambanya, pasti Allah kabulkan. Namun terkabulkannya doa disesuaikan dengan kesiapan dan kepantasan diri hambanya. Oleh karena itu, pantaskanlah diri sepantas-pantasnya. Pun sempurnakan kepantasan itu dengan ikhtiar maksimal. Tidak hanya dengan menunggu, tapi juga ikhtiarkan mencari dengan cara yang syar’i.
9.      Sibukkan diri dalam kegiatan positif dan tetap produktif bersama teman-teman yang satu visi
Dalam masa penantian, jangan hanya menunggu. Sibukkan diri juga dalam kegiatan positif. Sehingga waktu penantiannya, tetap diisi oleh kegiatan-kegiatan bermakna. Yang tentunya mengisi semua kegiatan itu dengan teman-teman yang satu visi, yaitu cinta Illahi. Sehingga, hati tetap terjaga keistiqomahannya dalam kebaikan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar