Bagi
tiap-tiap keadaan pasti ada dampaknya.
Dan ada kalanya hal yang tidak engkau sukai akan memperlihatkan padamu hal yang engkau sukai.
(Aidh Al-Qarni)
Dan ada kalanya hal yang tidak engkau sukai akan memperlihatkan padamu hal yang engkau sukai.
(Aidh Al-Qarni)
Mengalami hal atau
situasi yang tidak kita sukai itu wajar dalam hidup ini. Karena hidup ini
selalu ada sisi bertentangan. Sama halnya dengan keadaan hati yang tidak selalu
senang, bergembira, bahkan berbunga-bunga. Melainkan adakalanya hati kita juga
merasa sedih, bosan, atau perasaan-perasaan tidak enak lainnya.
Pun dalam kehidupan
ini, ada situasi yang memang Allah hadirkan kebahagiaan dari hal-hal yang kita
suka dan ada kebahagiaan yang Allah hadirkan dari hal yang tidak kita suka. Dan
semua itu merupakan pelajaran yang Allah kasih untuk kita. Agar kita lebih peka
terhadap pelajaran yang ingin Allah berikan kepada kita.
Taukah kita? Sebenarnya
Allah selalu menolong kita setiap saat dengan caraNya sendiri dan kita sering
tidak paham. Nah, maksud Allah adalah selalu ingin memberikan yang terbaik untuk
setiap hambanya. Oleh karena itu pentingnya kita berpikir positif terhadap apa
yang Allah kasih kepada kita. Baik itu skenario menyenangkan atau menyebalkan
bahkan menyakitkan buat kita. Karena pastinya semuanya baik untuk kita.
Semua yang Allah
takdirkan untuk kita merupakan cara Allah mendidik kita. Jelaslah ya, kurikulum
dan semua perangkat pembelajarannya Allah saja yang tahu. Diharapkan kita bisa
jadi pembelajar yang peka terhadap ilmu-ilmu tersirat dariNya. Sehingga kita
bisa menjadi pribadi yang terus memperbaiki diri hingga memiliki kepribadian
yang semakin berkualitas.
Dan manakala, kita
belum bisa menyerap ilmu pelajaran dari Allah, maka Allah akan mengirimkan
pelajaran yang sama. Alias, diuji lagi. Nah, ini pentingnya. Belajar peka dan
positif thinking ke Allah. Belajar mencari hikmah disetiap kejadian yang kita
alami. Belajar terus bersabar dan bersabar. Belajar bersyukur pula disetiap
waktu.
Sejatinya kehidupan ini
berisi pembelajaran. Dan untuk menjadi pribadi yang lebih baik memang sering
kali menyakitkan. Pun harus melalui proses-proses luar biasa yang tidak mudah
dilalui. Seperti biji yang akan menjadi tanaman harus melalui proses panjang
terlebih dahulu. Ia harus ditimbung dengan tanah, terpapar terik matahari,
disiram air hujan, terkena pahitnya pupuk, hingga akhirnya harus pecah untuk
dapat tumbuh menjadi sebuah tanaman.
Bersyukurlah saat
menemukan hal yang kita suka dan bersabarlah dalam menghadapi hal yang tidak
kita suka. Karena pasti dibalik semua itu ada pesan tersembunyi dari Allah yang
membuat hidup kita menjadi lebih bermakna. Janji Allah itu pasti. Yups, pasti
ada pelangi yang indah setelah hujan...
Salam Sabar,
Amrina Anggrarini

Tidak ada komentar:
Posting Komentar