Aku tidak tahu apa yang ada dalam pikiran dan perasaanku yang begitu nyata.
Satu langkah Allah takdirkan untuk ku nikmati dan ku syukuri
itu pasti, namun seperti ada hal yang belum genap dalam pikiran dan rasaku. Yang
akhirnya seolah memaksaku untuk terus mencari dan mencari.
Mencoba bertahan dan terus berupaya yang terbaik selalu ku kerahkan
hingga pada titik limit kemampuanku. Pun hati seolah selalu ingin berlari. Ada apa
ini?
Bersabarlah...
Hingga pada akhirnya Allah takdirkan satu langkah pasti
dimana hati dan pikiran senantiasa berlabuh pada kepastian. Dan sesungguhnya
kepastian hanya ada pada jalan hidup yang disandaran pada landasan pedomanNya. Maka
biarkan pula hati dan pikiran ini hanya bersandar pada ayat-ayatNya. Semoga senantiasa
Allah jaga dalam naungan cahaya dan petunjukNya.
***
Tanpa disangka, ada momentum dimana Allah pertemukan hatiku
dan hati bapak sore ini.
Dan kami berbincang pada hal serius yang menjadi
rancangan dan harapannya pada kedua buah hatinya.
Alhamdulillah, beliau berhasil memberi wejangan yang
menguatkan hatiku tanpa harus memaksa kehendak. Dan beliau berhasil memenangkan
hatiku untuk terus berdoa, bersabar, dan berjuang.
Hingga pada akhirnya biarkan
Allah yang membukakan segala pintu atas doa-doa yang telah dipanjatkan.
Karena sejatinya hidup kita ini hanya bersandar pada doa-doa
yang melangit.
Dan hanya doa yang mampu mengarahkan kita kepada sejatinya.
Percayalah, ada rencana terbaik yang
sudah Allah persiapkan untukmu....
Sikapilah dengan ikhtiar terbaikmu...
Menuju penghujung tahun
Ruang istimewa, 15 Desember 2016
Tidak ada komentar:
Posting Komentar