Aku, cita-cita, dan semua harapanku, ku serahkan hanya untukMu....
Berbicara tawakal atau berserah diri adalah hal utama yang harus dilakukan oleh kita sebagai hambaNya.
Kalau kita sadari, pelajaran dari tingkat sekolah dasar makna tawakal adalah berserah diri pada Allah setelah berusaha. Namun, jika kita bisa memaknainya lebih dalam, sebenarnya, makna tawakal sejatinya tidak begitu. Melainkan, tawakal adalah berserah diri di awal ditengah hingga diakhir semua langkah yang akan kita ambil dalam hidup.
Allahu rabbi....
Inilah hidup.
Keberserahan sepenuhnya pada Allah.
Kita milik Allah dan akan kembali pada Allah.
Kita punya masalah yang datang atas kehendak Allah dan atas kehendakNya pula masalah kita Ia selesaikan.
Jadi?
Berserah dirilah.
Dekati Dia, cari ridhoNya.
Maka, lengkap sudah segala kebutuhan kita Dia terpenuhi.
***
Pernah punya rencana akan cita-cita dan impian masa depan tapi pada kenyataannya tidak sesuai dengan kenyataan?
Katakanlah, "Innalillahi wa innailaihi raajiun...."
Luar biasanya, haluan-haluan yang Allah belokkan itu adalah yang terbaik. Bahkan jauh lebih baik dari rencana indah yang kita buat. Karena ilmuNya adalah menyesuaikan dengan segala kondisi yang terbaik untuk masa depan dan kehidupan kita.
Singkat cerita, aku selalu mengambil contoh dari setiap langkah perjuangan yang pernah aku lakukan.
Allah Maha Baik. Allah yang paling tahu apa yang kita butuhkan.
Dulu aku ingin sekali menjadi A, ternyata Allah arahkan aku ke E. Rasa hati "innalillahi". Namun saat ikhlas, bersabar, dan terus berjuang, ternyata selama aku di E, aku bisa D, C, B sampai ke A.
Semuanya aku dapatkan.
MasyaAllah...
Allah itu lebih tahu hal yang mendalam untuk diri kita.
Maka, khusnudzonlah....
Semoga kita adalah hamba yang selalu berserah atas segala kehendak terbaikNya.
Karena pilihanNyalah yang terbaik...
#SalamIkhlas #Tawakal #PenuhCinta

Tidak ada komentar:
Posting Komentar