“Matangkan kepribadian, semakin
mantap dalam melangkah, yakin dengan segala keputusan, tercapai segala misi
akan visi yang dituju”.
Terkadang kita perlu galau dalam
melalui fase hidup. Karena terkadang galau pun baik. Namun, balik lagi dengan
penggunaan dan cara menyikapi galau tersebut. Apakah hanya galau tanpa solusi
atau galau dengan memperbanyak doa dan tawakal dalam setiap ikhtiar untuk masa
depan kita. Itu berbeda ya. Dan tentunya setiap kita punya pilihan dan cara
dalam menyikapi setiap galau yang Allah hadirkan.
Kenapa Allah menghadirkan galau?
Agar kita senantiasa berpikir dan selalu mengingatNya. Dan sederhananya, Allah
yang menghadirkan galau dan Allah pula yang akan membantu menyelesaikan kegalauan
tersebut. Jadi, jangan ribet berpikir saja saat galau itu hadir. Dekati Dia
agar solusi selalu hadir membersamai kita.
Setiap diri kita pasti punya
potensi. Maka kenalilah potensinya. Jangan ragu dalam mengungkapkan gagasan
yang Allah hadirkan. Berusahalah maksimal dan teruslah belajar untuk semakin
mantap dalam melangkah. Hargai setiap kesempatan dan peluang yang datang. Syukuri
segala kondisi yang terjadi. Jemput segala prestasi diri.
Walau terkadang gagal itu
menghampiri, belajarlah untuk terus mencari solusi. Kita harus yakin bahwa akan
ada jalan terbaik yang Allah sediakan di depan. Hanya saja saat ini kita belum
menemukan. Dan kita harus terus bersabar mengikuti setiap liku jalan ini.
Ketika sudah saatnya kita bertemu jalannya, maka lancar sudah liku ke depannya.
Percayalah,
ada rencana terbaik yang sudah Allah persiapkan untuk kita....
Sikapilah dengan ikhtiar terbaik!
Agar kita bisa semakin mantap dalam
melangkah, dibutuhkan konsisten dalam berperilaku untuk senantiasa beraktivitas
dalam kebaikan. Dan ini menjadi langkah pasti untuk menjadi pribadi yang
semakin baik dari waktu ke waktu. Ketika kepribadian, sikap, dan cara berpikir
kita semakin baik, maka Allah akan memantaskan kita untuk bisa mencapai GOALS
terbaik yang kita harapkan. Dan tentunya semua itu mutlak Allah yang menilai. Tugas
kita hanya terus berikhtiar yang terbaik. Maka biarkan Allah yang menentukan
segalanya di waktu yang paling tepat menurutNya.
Yuk pantaskan kepribadian kita untuk
menggapai pencapaian terbaik dalam hidup. Belajar meluruskan segala niat setiap
saat. Dan kuatkan benteng diri dalam menghadapi setiap masalah yang hadir dalam
usaha pencapaian visi hidup kita.
Ingat Allah bersama kita. Raih
kesuksesan kita dengan berserah kepadaNya...
Tidak ada yang sulit bagi Allah,
“Allah menghendaki kemudahan bagimu dan tidak
menghendaki kesukaran bagimu”. (QS. Al-Baqarah:282)
***
Seperti langkah yang Alhamdulillah sudah terjadi dan Allah takdirkan untuk diriku ditahun 2016 ini. Sungguh tidak akan pernah tanpa kehendakNya. Yang pastinya semuanya disertai dengan doa dan ridho orang tua. Selebihnya, merencanakan dengan matang, optimis, berani melangkah, dan siap menghadapi segala peluang yang Allah hadirkan. Sukseskan dengan persiapan diri semaksimal mungkin.
Alhamdulillah qadarullah tahun 2016 ini banyak pencapaian yang sudah terjadi, aku sudah menginjakkan kaki ke luar negeri (Malaysia-Thailand) bersama teman-teman Youthcare Indonesia pada bulan Januari 2016. Lalu mendaki Gunung Papandayan bersama Komunidas ODOJ (One Day One Juz) dan menjadi pembina Tahfidz Camp siswa SMP Al-Azhar Bekasi di kaki Gunung Salak pada bulan April 2016. Lulus sidang skripsi akhir Juni 2016 dan dapat hadiah dari Allah explore Kebumen bersama keluarga Juli 2016. Yudisium bulan Agustus 2016 dan langsung dapat tawaran kerja. Tercapai pula impian utamaku tahun ini, WISUDA di bulan September 2016. Bahkan aqad kerja baru, pengalaman safari pesantren, dan buku antologi pertamaku bisa terbit tepat pada bulan kelahiranku tahun ini (November 2016). Dan di penghujung tahun, Desember 2016, dua program kerja pertamaku, Kajian Tafsir Keluarga dan Pesantren Weekend, TERCAPAI.
Alhamdulillah, terimakasih Allah.... ^_^
Selamat memasuki tahun, episode, dan periode yang baru.
InsyaAllah SIAP menghadapi apapun rencana terbaik-Nya untuk diri ini.
2017, I'am ready.....
Semoga bisa terbit banyak karya di jalan kebaikan, hanya untuk Allah: buku indie/goals penerbit, beberapa antologi, tercapainya pendakian ke Gunung Mahameru dan Traveling ke Bromo, pekerjaan yang semakin baik (sesuai dengan keinginan pribadi, orang tua, dan Allah *pastinya), dan doakan yang terbaik ya... InsyaAllah banyak pemantapan prestasi dalam kebaikan yang sedang diupayakan. Aamiin~
#SalamOptimis

Tidak ada komentar:
Posting Komentar