Jumat, 23 Desember 2016

Romantisnya Allah

Pernah berpikirkah bahwa ketidakpastiaan itu adalah sesuatu yang membahagiakan?
Tidak ya?
Hmm...
Coba yuk kita renungkan, walau ketidakpastian adalah sesuatu yang mengkhawatirkan, menyebalkan, menjemukan, menjengkelkan, dan bikin hati serta pikiran uring-uringan, semua itu adalah membahagiakan loh.
Karena ketidakpastiaan adalah salah satu bentuk bentuk romantisnya Allah pada setiap hambaNya.
Loh, kok gitu?

Iya...
Perhatikan dan coba rasakan yah....
Dengan adanya ketidakpastian kita jadi semakin banyak doa, semakin banyak ikhtiar dari segala harapan yang kita inginkan, semakin banyak mengingat Allah, semakin banyak memikirkan berbagai hikmah, semakin banyak yang kita lakukan pula untuk tercapainya kepastian yang Allah hadirkan sebagai takdir dalam hidup kita.
MasyaAllah....

Ternyata Allah itu selalu ingin kita berdoa loh.
Allah ingin sekali kita berharap hanya padaNya. Yang beneran berharap hanya pada Allah yah. Tidak mulut berucap harap pada Allah, namun hatinya ada harapan kepada yang lain. itu munafik loh namanya. Dan kalau munafik, jangankan doa, petunjuk pun sulit Allah kasih. Naudzubillah.

Yuk jadi pribadi yang selalu berkhusnudzon pada Allah terhadap segala takdir hidup kita. Apapun ketidakpastian yang ada didepan kita, sikapi dengan banyak berdoa. Sikapi dengan ikhtiar dan persiapan terbaik. Sehingga, pada saat Allah hadirkan takdir terbaik pada hidup kita, kita pun akan siap menjalaninya. Sesulit dan sesempit apapun keadaannya.
Ingat, sesulit dan sesempit apapun keadaannya. Karena hidup ini tidak mungkin selalu mudah. Pasti ada saat sulit. Pun tidak mungkin hidup ini selalu lapang. Pasti ada saat hidup ini sempit. Dan semua situasi itu harus dipersiapkan sebaik-baiknya.

Indahnya menjadi pribadi yang berserah diri pada Allah.
Karena sejatinya apapun masalah hidup kita datang dari Allah dan segala penyelesaiannya pun Allah yang bantu. Maka jangan ragukan segala janjiNya.

Allah segalanya.
Allah dulu... Allah lagi... Allah terus...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar